Untung tak dapat diraih, Malang tak dapat di tolak. Begitulah kondisi kami tadi (29 oktober 2023, Jam 11.00 wib) rasanya semua serba cepat.
Panik, Stres, Rasa bersalah.
Anakku. Namanya Kila, 4th.
Awalnya Dia baik-baik saja, sampai ketika kami membawanya ke Sebuah Toko Buku (Sebenarnya Saya bersama Istri tercinta merencanakan bersih-bersih toko, tepatnya di bagian gudang).
Ya karena tau kondisinya memang pasti kotor-kotoran, maka kami fikir --sebaiknya anak-anak di halaman depan saja. Tidak ikut-ikutan, apalagi masuk kedalam gudang.
Kami hamparkan disana karpet kecil untuk mereka (Kakak - Adik) agar bisa bermain seadanya. Karpet kecil yang bisa di duduki 2 orang dewasa.
Disana pun kami siapkan beberapa mainan edukasi seperti kertas yang bergambar buah-buahan lalu di gunting kecil mengikuti polanya beserta Lem Stik (Lem Kertas) untuk menempelnya ke kertas kosong.
1 Jam, Kemudian. Tiba-tiba Muntah 13x !
1 jam berlangsung, tidak ada masalah sama Kila. Dia masih asik menempel dan menggunting bersama adiknya 3th.
Jujur kami tidak memperhatikan mereka karena sibuk dengan kerjaan kami masing-masing didalam.
Namun masalah muncul setelah neneknya datang lalu memberinya semangka.
Neneknya memang perhatian dan sayang kepada Cucunya, namun Dia juga tidak melihat apa yang sedang dikerjakan cucunya tadi /Sebelum itu.
Sontak saja ke.2 Cucu-nya (Kila 4th, dan Zamzam 3th) Menghabiskan Semangka yang diberikan kepadanya.
Begini Gejala awalnya...
Gejalanya langsung muncul ketika Semangka itu habis. Tiba-tiba Kila mengeluhkan Sakit kepalanya (Pusing) ketika datang menghadap bundanya.
Namun saat itu bundanya tidak menganggap itu serius. Kau tau tadinya dia baik-baik saja. Tidak ada keluhan. Ceria seperti biasanya...
Kila pun kembali kedepan. Pamannya (Rama) yang kebetulan di dekat Kila dan Zamzam tiba-tiba melihat kelakuan Kila yang sedikit Aneh.
Ujarnya:
Dia (Kila) tadi menunduk, kepalanya menyentuh lantai seperti orang sedang bersujud. Tak berapala lama setelah itu Kila tiba-tiba memuntahkan habis semua yang dimakannya tadi.
Pamannya (Rama) teriak. Memanggil manggil kami yang didalam. Kami semua Panik dibuatnya.
Bundanya langsung bergegas membawa Kila pulang beserta si Bungsu Zamzam.
Setelah sampai dirumah, Kila muntah lagi. Dari yang awalnya memuntahkan makanan, kali ini tinggal cairan saja yang dimuntahkan beserta busa-busa putih berlendir.
Dan jika di total sudah 12x muntah (di rumah), dan semua itu hanya dalam 1 jam, dan bertambah 3x lagi saat di perjalanan ke IGD Rumah Sakit.
Jika di total semua dalam 1jam kurang lebih itu sudah mencapai 15x muntah. Muntah terakhir yang dia keluarkan adalah Cairan berwana kuning dan berlendir.
Tindakan Pertama yang Salah !
Tindakan pertama yang kami lakukan sebelum dibawa ke igd adalah memberinya:
- ❌️ Susu beruang (bear nestle), Ukuran mini.
Namun kata Bundanya saat ditelepon, Dia (Kila) memuntahkan lagi semua susu beruang yang dia minum.
Ternyata...
Saat di googling, Saya menemukan ini di Artikel:
- ❌️ Susu beruang itu tidak tepat sebagai pertolongan pertama bagi penderita keracunan makanan.
Neneknya mengkuatirkan kondisi Kila.
Lalu menyarankan memberikan Madu. Namun setelah diberikan, Kila muntahkannya lagi.
Seolah menolak apapun yang masuk kedalam perutnya.
Saya sempat kepikiran apakah Dia ada salah makan?
Apa ini gejala keracunan makanan?
Viruskah?
Pikiranku kemana-mana berusaha menebaknya...
...Tapi, anehnya Anakku (Zamzam, 3th) juga memakan buah yang sama. Dia tidak mengalami gejala Parah seperti itu.
Saya meminta bundanya menggantikan baju Kila. Kila harus Steril dari benda apapun yang menempel dibadannya. Kila habis dari toko bukan? Kami sedang bersih-bersih disana...
Kila dimandikan. Tangannya dicuci bersih. Kila mengenakan pakaian baru.
Saya kuatir ini adalah Virus, Bakteri. Saya takut Kila membawa Virus yang menempel di pakaiannya atau badannya. Saya kuatir adiknya akan kena.
Di toko Ada Racun tikus.
"Kila harus Streril dulu!" - Ucapku.
⚠️ Dijelaskan di Artikel yang Saya baca.
Jika ada yang keracunan makanan, dan jika penderita selalu memuntahkan isi perutnya, maka tindakan yang tepat adalah membiarkannya.
✅️ Ya membiarkannya...
✅️ Tidak memberikan apapun..
Karena perut sedang berusaha mengeluarkan Sesuatu (Seperti menolak secara wajar, entah benda/Virus dengan cara memuntahkannya).Di Artikel itu juga di jelaskan bahwa Perut perlu di istirahatkan, karenanya jangan dipaksa memberikan makanan dan minuman, tunggulah beberapa saat dulu.
⚠️ Disana (Artikel yang Saya baca) Saya juga menemukan bahwa:
Air Kelapa beserta isinya (Kelapa Murni) adalah yang paling cocok sebagai pertolongan pertama, selain Madu.
Pantas saja. Setelah kami berikan ternyata Perut Kila menunjukkan Penolakan yang sama. Tak ada satupun yang berhasil masuk, meskipun itu Air Putih.
Akhirnya, karena Dia sudah Pucat pasi dan Menunjukkan penolakan makanan dan minuman. Saya bergegas membawanya ke IGD Rumah Sakit.
Sesampainya disana Dokternya bertanya, Kila habis makan apa saja sampai seperti ini?
Saya menjelaskan semua kejadian yang kami lakukan di Toko tadi, hingga Aktifitas yang dilakukan Kila. Dan yang kami lakukan di Gudang.
Dokternya bertanya lagi, Apakah Kila saat memakan semangka mencuci tangannya terlebih dahulu?
Saya bersama istri saling menatap, dan menggelengkan kepala. Karena tidak tahu persisnya bagaimana (Kami tidak melihatnya).
Kau tahu kami sibuk, kami tidak mengetahui seperti apa persis kejadiannya.
Maka Saya jawab Tidak, mungkin Kila langsung memakannya bersama adiknya, sahutku.
Perkiraan penyebab sementara ini adalah:
- Keracunan Makanan.
- Mungkinkah Virus?
Makanan yang Kila makan bersama adiknya sebelum kejadian adalah :
-> Semangka.
Aktifitas yang mereka lakukan sebelumnya adalah...
-> Menggunting,
-> Mempel kertas, dengan Lem Stik
-> Bermain
Lingkungan tempat mereka bermain adalah...
- ❌️ Tidak steril
- ❌️ Karena Aktifitas kami yang mengeluarkan barang-barang sampah dari gudang.
Entah apakah keracunan gegera Kila tanpa disengaja memegang Racun Tikus (*Karena memang ada Racun tikus disana, di gudang) atau benda-benda yang sudah terkontaminasi dari bekas kotoran-kotaran hewan seperti cicak/tikus karena kami memang sedang Bersih-bersih ditoko.. Mereka menyantap Semangka tanpa mencuci tangannya...
Atau gegara....
Lem Stik (Lem Kertas) yang dia gunakan tadi untuk menempel hasil karyanya diatas kertas kosong, Tanpa mencuci tangannya Sebelum menyantap Semangka?
Mungkinkah....
Benar yang dikatakan Adik-ku? Mungkin Kila mempunyai Magh. Karena gejalanya juga sama seperti Pusing, mual, dan Muntah.
Ujarnya, Semangka juga salah satu yang memperkuat Magh.
- Apalagi ini waktu siang, waktunya makan
- Perut kosong
- Dihantam sama yang dingin seperti buah Semangka
Ya, ada Benarnya juga sih....
Tapi entahlah. Kami hanya menebak-nebak. Hasilnya belum keluar.
Oiya, setelah di rumah sakit.
Tindakan yang dilakukan adalah:
- Pasang selang Infus (Karena dehidrasi),
- Cek Darah,
- Rontgen,
- Kuras Lambung (Pasang selang lagi di hidung, lalu diberikan cairan bening)
- Puasa 6 jam (Tidak boleh makan dan minum)
- Puasa lagi, tambah 3 jam
- Setelah 3 jam, hanya boleh minum Sufor
- Sufor tidak Beli, tapi diberikan dari Perawatnya
- Minum L-Bio
- Zinc
- Naikin Berat Badannya




