Seorang dosen sedang berbicara dengan 1 perwakilan mahasiswanya empat mata (Sebut: Mahasisaw 1). Dosen tersebut bercerita kalau dia punya Perangkat yang dapat menghubungkan Hotspot/Wifi dari jarak jauh.
Dosen itu berpesan nanti Perangkat ini akan dipasangkan di tempat Kerja Praktek dia untuk uji coba, dan dia berkata Perangkat ini Mahal dan meminta langsung kepada Mahasiswa 1 tadi;
- Jika dia tidak ada disana dan
- Perangkat itu masih terpasang dan tidak ada yang menggunakannya dalam waktu yang panjang,
- Maka Tolong perangkat itu dicabut saja.
Setelah berbicara, Mahasiswa 1 itupun pulang. Percakapan Selesai.
Esoknya -pun Dosen itu berkunjung ke tempat Praktek Mahasiswa 1 tadi, dan mulai memasang Perangkat Sakti yang dibicarakan tadi.
Disana Dosen itu melihat Mahasiswa yang berbeda (Sebut Mahasiswa 2 yang kebetulan 1 lokasi di tempat Kerja Praktek), lalu dia berpesan lagi;
- Tempat ini sangat Strategis (tersembunyi)
- Sebaiknya perangkat ini tidak usah dilepas supaya tidak banyak yang diatur-atur lagi jika dipasang ulang.
- Jika tidak digunakan, tolong tutupi agar tidak terlalu mencolok.
Jika seandainya saja Mahasiswa 1 berbicara dulu kepada Mahasiswa 2 yang kebetulan sama-sama berada disana. Mungkin tidak akan ada kejadian seperti ini. Tapi ah yasudahlah tetap aja yang salah Dosennya 😄
Dan benar, mereka (Mahasiswa) tadi memegang teguh apa yang dia Amanahkan tadi. Lalu kembali kepada Dosen yang memberikan Instruksi yang berbeda.
Pembaca budiman, begitulah dalam kehidupan...
Jika kita memiliki pandangan berbeda, sebaiknya Tabayyun (Cari kejelasannya) agar tidak membuat Hati kita tidak nyaman atau was-was dan berlapang dadalah dengan hasilnya.
Sekian tulisanku 😄
Terimakasih sudah membaca 🌴

