Pentingnya Tabayyun? Pastiin dulu dong

Aldigin
0


 


Seorang dosen sedang berbicara dengan 1 perwakilan mahasiswanya empat mata (Sebut: Mahasisaw 1). Dosen tersebut bercerita kalau dia punya Perangkat yang dapat menghubungkan Hotspot/Wifi dari jarak jauh.


    Dosen itu berpesan nanti Perangkat ini akan dipasangkan di tempat Kerja Praktek dia untuk uji coba, dan dia berkata Perangkat ini Mahal dan meminta langsung kepada Mahasiswa 1 tadi;

  • Jika dia tidak ada disana dan 
  • Perangkat itu masih terpasang dan tidak ada yang menggunakannya dalam waktu yang panjang, 
  • Maka Tolong perangkat itu dicabut saja. 


Ya, sebenarnya Supaya tidak hilang oleh tangan nakal. 

    Setelah berbicara, Mahasiswa 1 itupun pulang. Percakapan Selesai.


   Esoknya -pun Dosen itu berkunjung ke tempat Praktek Mahasiswa 1 tadi, dan mulai memasang Perangkat Sakti yang dibicarakan tadi. 


Disana Dosen itu melihat Mahasiswa yang berbeda (Sebut Mahasiswa 2 yang kebetulan 1 lokasi di tempat Kerja Praktek), lalu dia berpesan lagi;

  • Tempat ini sangat Strategis (tersembunyi)
  • Sebaiknya perangkat ini tidak usah dilepas supaya tidak banyak yang diatur-atur lagi jika dipasang ulang.
  • Jika tidak digunakan, tolong tutupi agar tidak terlalu mencolok.

Begitulah pesan Dosen tadi kepada Mahasiswa 2 yang Kebetulan cuma ada dia disana.



...Ke-esokan lagi, 

    Mulailah terjadi Konfilk kecil antara ke-2 Mahasiwa tadi. Mereka datang mengadu mencari pembenaran, siapa yang salah...

    
    Karena mereka mendapatkan 2 informasi yang berbeda.



Ya benar...
   Mereka tidak salah, Yang salah adalah Dosen itu sendiri. Karena dia tidak menginformasikan kembali kepada Mahasiswa 1 ataupun berpesan kepada Mahasiswa 2, jikalau dia sudah memberikan pesan Final kepada Mahasiswa 2.

 

    Jika seandainya saja Mahasiswa 1 berbicara dulu kepada Mahasiswa 2 yang kebetulan sama-sama berada disana. Mungkin tidak akan ada kejadian seperti ini.  Tapi ah yasudahlah tetap aja yang salah Dosennya 😄


Dan benar, mereka (Mahasiswa) tadi memegang teguh apa yang dia Amanahkan tadi. Lalu kembali kepada Dosen yang memberikan Instruksi yang berbeda. 


Pembaca budiman, begitulah dalam kehidupan...


  Jika kita memiliki pandangan berbeda, sebaiknya Tabayyun (Cari kejelasannya) agar tidak membuat Hati kita tidak nyaman atau was-was dan berlapang dadalah dengan hasilnya.


Sekian tulisanku 😄

   Terimakasih sudah membaca 🌴

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)