Siapa yang gak kenal Blackberry? Pendatang Baru yang sempat menjadi Raja Smartphone di Indonesia (Dulu th 2011-an sebelum masuk era Android).
Pernah menggeserkan Nokia dan smartphone lainnya di masanya. Berada di punca tahun 2011 dan menjual lebih dari 50juta unit, --dan kali ini hanya tinggal kenangan Brader, gak produksi lagi... 😉
Hal ini secara tidak langsung mengajarkan kita semua tentang Roda kehidupan. Makaaaa, nikmat Tuhanmu yang manakah yang Engkau Dustakan Brader?
Yah, itulah jikalau Ego terlalu tinggi, mungkin menutup mata, telinga, belum lagi jika memiliki kesan yang meremehkan dan mengabaikan kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja menjatuhkanmu kedepan. Naudzubillah ya...
Oke, Intronya cukup sampai disini...
Sekarang balik ke Topik Blackberry Keyone, bagaimana rasanya di tahun 2022-2023 ini?
Awalnya Aku tidak mau menyentuh Hp Blackberry ini karena menurutku sudah tertinggal.
Meskipun tampilannya sungguh menawan sih...
Bb Keyone masih menggunakan sistem Android 7.0, Artinya selain bisa BBM'an (Aplikasi Chat dari Bb) Kamu juga bisa menggunakan Aplikasi Android lainnya seperti;
- Whatsapp,
- IG,
- FB,
- Tiktok, atau
- Apasaja yang support dengan Android 7.0.
Berselancar dengan Bb keyone memang nyaman brader, Tampilan Businessman, belum lagi keypadnya sangat familiar "tak-tik-tak-tik" saat jempol menyentuh di keypad-nya.
Nyaman itulah yang Aku rasakan, membuat nostalgia 10tahun kebelakang saat asiknya mencari Cuan ataupun mencari relasi dengan BBM'an (Blackberry Messenger).
Hanya saja terlepas dari tampilannya yang membuat auto Tampan Rupawan 😎, Menurut Aldigin.blogspot.com BB Keyone ini memiliki kekurangan yang fatal yaitu;
- Hp yang Cepat panas
- Baterai juga cepat habis (Mungkin membutuhkan 2/3 kali charge dalam sehari)
- Android yang sudah mentok 7.0.
Sedikit cerita kenapa awalnya Aku kembali menggunakan Hp Blackberry Keyone di tahun 2022-2023?
Sebenarnya Aku ingin memberikan hadiah kepada Anak sulungku agar Aku bisa menghubunginya saat dia tidak dirumah.
Ya kau taulah Anak-anak yang memiliki rutinitas full time belajar, dan kebetulan pada siang hari dan sore Anak sulungku itu mengaji di dekat rumah kakeknya.
Yup, singkat cerita Aku berikanlah Hp BB Keyone yang aku temukan di dalam lemari ini apadanya.
Kondisinya si masih bagus, dapat menerima pesan dan telpon dengan baik.
Hanya saja ketika BB Keyone ini melakukan panggilan telpon / telpon wa ataupun sebaliknya saat menerima...
Maka HP-nya (Bb Keyone) seketika langsung mati / Restart sendiri.
Karena mendapatkan masalah itulah, Aku pun gak tinggal diam. Aku bawa ke bengkel hp terdekat, --dan menariknya hp ini katanya tidak ada masalah. Permasalahannya kemungkinan ada di Baterainya saja. Ujarnya...
Yah, tapi kan...
Oke, Fine! Sebelum beli Baterai Baru. Aku boleh tanya dulu dong... Iya dooong....
Coba fikir deh, Ini koq belum di apa-apain udah bilang baterainya yang rusak? Agak-agak gimana gitu kan? Cepat ngedrop aja Eng-gak.
Terus teknisi hp dengan santainya bilang;
"Ini hp bapak kalo di charge gpp, normal-normal aja."
"Nelpon bisa koq, menerima panggilan juga bisa ini".
"....Tapiiiii, --kalo BB Keyone -nya gak sambil di charge, ---kalo misal dibuat nelpon/nerima panggilaaaan, ...ya auto restart."
"Jadi Baterainya ni yang minta ganti."
...Hoooo, begitu ya. Okelah Aku coba pesan Baterai baru di Shopee, setelah datang aku coba kembali.
Sejurus kemudian, Aku datangi lagi teknisinya. Minta ganti baterai yang baru. --Dan yang benar aja setelah di pasang lagi, 4 jam langsung mati. Jedeeeer!!! "koq masalah lagi?..." gumanku.
- Iya sih, gak mati lagi saat menerima/menelpon.
- Tapi masa 4 jam aja koit.
- Mau dipake, gak dipake, Pokoknya 4 jam mati. Titik.
- Bahkan hp dalam keadaan mati, 4 jam juga mati. (Elus dada....)
Mending baterai Aslinya dong ya? Koit kalo pas nelpon aja. Tapi gak boros...
Note 1:
Mungkin ini stok baterai lama yang Aku beli, mungkinkah expired? karena ada tanggal dibaterainya th.2016. Entahlah, itu hanya kecurigaanku saja (Aku membelinya di Shopee)...
Note 2:
Jangan lepas Cover belakang (tempat baterai) sendiri. Kamu mungkin gak ada alatnya atau akan berakibat fatal. Yup, Rasa penasaranku berakibat Aku harus membeli cover belakang yang baru. Kecuali Kamu seorang teknisi.
Sebenarnya membuka cover belakang baterai itu dari sisi atas.
Helllow, ada apa dengan hp Bb Keyone ini?
Akhirnya aku mencari sebuah grup dimana isinya adalah pengguna Blackberry keyone.
Yes!
Aku menemukannya...
Ada Grupnya di Facebook khusus pengguna Blackberry Keyone.
Aku coba bertanya disana dan menemukan beberapa saran;
- "Beli baterai baru aja lagi gan, cari yang double power"
- "Coba bawa ke bengkel, harusnya gak begitu. Kan aneh, posisi hp mati koq baterai bisa habis?"
- "Jual aja..."
Senang sekali banyak yang merespon. Dan Sepertinya Aku lebih kecantol di poin ke-2 (bawa ke bengkel hp).
Tapi gak sekarang si ya. Saat menulis blog ini BB Keyone -ku masih dengan kondisi yang sama 4 jam Habis Total.
Setelah Aku biarkan 3 minggu kemudian, baterainya jadi Gemuk. Kayak orang Hamil. Cover belakangnya copot.
Padahal. Hape-nya di lemari aja gak di apa-apain.
Ya sudahlah. Nanti lagi Aku beli baterai barunya.
Itulah cerita pengalamanku menggunakan Blackberry Keyone di tahun 2022-2023.
Terimakasih sudah membaca,