Huft rasanya kepala mau pecah, entah kenapa tiba-tiba sakit kepala yang bikin pusing ini bikin mau jatuh. Ternyata tensiku lagi naik, pas diperiksa dengan alat tensi Merk Omron disitu menunjukkan angka 147/90 wuiiih, angka yang tinggi untuk usia 30'an.
Pantas saja kepalaku kayak permen nano-nano yang banyak rasanya.
Yup, aku memang keturunan hipertensi dari kakek & nenekku, ...tapi Aku gak menutup mata juga kalo melihat pola makan yang begini 😅 entahlah, mungkin bisa jadi karena Aku suka makan daging dan asin-asin ya hehehe...
Setelah 3 tahun berlalu dari Aku yang sudah dinyatakan kena Hipertensi saat di Rumah Sakit Unair Surabaya. Waktu itu Aku datang sendiri ke rumah sakit siang-siang sebelum menjemput anakku sekolah di Tk Al-Iman suterejo, surabaya.
Yah, waktu itu memang rasanya kepala berat sekali dengan sedikit pusing. Ingat sekali saat Papa di pangkalanbun menelpon untuk mencoba periksa kerumah sakit, dan benar saja hasilnya sangat mengejutkan Tensiku di angka: '157/103' -- waaaw, angka yang fantastis.
Duuh, dapat Obaaat ni...
begitulah dalam pikiranku pertamakali saat melihat angka yang tidak biasa itu.
"Waah, tinggi sekali Pak! Memang biasa setinggi ini? Rasanya gimana pak?" Kata dokter umum yang jaga saat di rumah sakit Unair Surabaya (IGD).
Aku sampaikan saja kalau Aku memang tidak pernah periksa, lalu Aku juga menyampaikan kalau memang Kami memiliki Riwayat keturunan hipertensi dan saat mengingat kebelakang 'memang si pola makananku tanpa Sadar memicu Hipertensi. Aduuuh, aduuuuh....
Yah, akhirnya aku di kasih obat 'CATROPIL'
"Kalo udah begini, Bapak jadi ketergantungan seumur hidup dengan obat Pak!, Sambil di jaga pak pola makannya. Masa umur segini udah kena Hipertensi..." Begitu kata dokter menasehati.
Itulah cerita awalku yang akhirnya menjadi ketergantungan obat. Hanya sebulan saja Aku meminum obat lalu aku melupakanya karena obat itu habis dan lupa membeli.
Singkat cerita tensiku kumat lagi di akhir tahun 2022 dengan kepala yang kembali rasa Nano-nano, aku periksa kembali dan konsul ke dokter keluarga dengan Kartu Sakti (BPJS). Akhirnya aku mulai rutin lagi meminum Obat tensi, kali ini diberikan Obat "AMLODIPIN" 1 Plastik (Kayaknya buat sebulan deh 😅).
Btw, Thanks Dr.Ros...
Aku dimasukin ke Grup Whatsapp dengan Dokter menjadi Adminnya untuk memantau semua Pasien dari Dr.Ros. Jadi jika Obat bulanan habis, tinggal cuap-cuap di Grup Whatsapp hehehe....
Ok...
Balik ke Topik...
"Binahong. Obat apaan ya?"
Sebenarnya yang dibutuhkan hanya Daun Binahong seperti ini...
Ya daunnya aja
Daun binahong dipercaya dapat menurunkan Tensi darah dengan cepat, tapi gak cuma tensi aja, karena Rebusan daun binahong ini juga dapat menurunkan:
- Diabetes, dan
- Asam Urat
....Yah, jika Anda melakukan hal diatas InshaaAllah Tensi darah Anda, bahkan Diabetes, dan Asam Urat akan kembali Normal dan cepat turunnya.
Disclaimer: Aku hanya membagikan informasi apa yang Aku alami. Setiap orang memiliki hak untuk mencoba atau tidak samasekali, dan mungkin akan mengalami reaksi yang berbeda juga dari jumlah takar, ataupun lainnya. Semoga informasi ini bermanfaat ya...
Terimakasih sudah membaca...
Semoga Bermanfaat ya ☺👍


