Anak minta jemput, Ayah terkunci di Wc

Aldigin
0


"No... no... noo.... Come on...!!"

   "Yang benar aja!  Kekunci lagi?!"


"SREEEK SROOOK - SREEEK SROOOK" -- Suara ganggang pintu. Aku sedang membukanya. Tapi tidak berhasil.


"Bunda... bunda... Toloooooong...!" Teriakku dari kamar Mandi sambil Menggedor-gedor Pintu.




    Ceritanya jam 09.00wib Pagi tadi, belum lama ini aku di telpon sama Guru Azmi dari sekolahnya, kau tau betapa kagetnya ketika mendapati Kabar bahwa Azmi lagi Sakit dan minta di Jemput pulang.


   Sontak saja aku bergegas Mandi, dan Oh my God. Pintunya tidak bisa dibuka. Aku didalam. Ini Terkunci. 


Aku mencoba memutar ganggang pintu itu lagi, menilik dari sela-sela pinggirannya, namun itu benar-benar Terkunci Mati.


Aku berusaha. Membolak-balik arah ganggangnya (memutar kekiri & kekanan), Comeon' ini benar-benar Terkunci.



Aku mulai Panik. 

    Teriak...


   "TOLONG, TOLOOOONG... SIAPA YANG DILUAR!!  BUNDAAAA!!  BUNDAAAA...!! 



Jenis ganggang ini bernama;

  • Doorknob Lock (kunci Ganggang)
  • Bentuknya Bundar, 
  • Ada tombol kunci diganggangnya dibagian dalam. Jika ditekan maka pintu Akan terkunci. 

Yang di lingkari itu adalah Bagian yang rusak. Terkunci mati. Kaku. Gak bisa di apa-apain...





Tidak berapalama Bunda Azmi datang bagai SuperGirl yang membawa 1001 Harapan 🦸‍♀️  


"Ada apa yah?!" -- Teriak Bunda Azmi ikutan panik. Kebingungan. sambil mendekat.


"Tolong, Ayah kekunci Bunda... Coba buka dari luar, mungkin membantu"  Ujarku menyahuti.


"Terkunci yah, Gak bisa diputar. Gimana ni?"   Bunda Azmi jadi ikutan panik...


"Ambil kunci serapnya, coba lagi..." Sahutku, sambil berharap.


Bunda azmi mulai mencari Kuncinya, sementara Aku masih mempreteli di sela-sela pintu, mencoba menarik slinder (ituloh benda kecil yang bikin Aku terkunci, besi itu nyangkut dikosen pintu) agar dia Bisa normal kembali, masuk ke dalam perumahannya.


   Aku mencoba mencongkelnya sambil menekan dan menarik kearah dalam menggunakan gunting yang Aku temukan dikamar mandi. 


Oh, sulit sekali. Aku sudah berusaha namun tidak menunjukkan hasil.


Ini adalah Pintu Ulin. 
 
   Aku tidak bisa memaksa mendobraknya seperti pintu plastik pada umumnya.



   Istriku datang (*Bunda Azmi) membawa kunci second (Kau tau yang ujungnya seperti uang logam?) -- Dia mencoba memutar Kuncinya, dan Yes itu berhasil. 


  Kunci terbuka. Akhirnya Ganggangnya berfungsi (bisa di putar-putar) Aku cukup lega mendengarnya...


   Namun expresiku berubah, menghela nafas lagi... Kau tau ternyata pintunya tetap tidak terbuka.


"....Come On...!!" 


    Aku mulai berkeringat dikamar mandi. Berfikir, berfikir.  Oh Ya' ada yang lebih Penting jemput Azmi di sekolah.



"Bunda, tolong bilang sama Om Rahman jemput Azmi sekarang. Azmi lagi sakit. Sementara kita pikirkan dulu dengan tenang gimana cara membukanya, Ayo gunakan Hp, Googling, tulis; cara membuka pintu yang terkunci" Ujarku mengambil Action.



Tiiiik..... tiiiik.... tiiik....

1 Jam lebih.



Aku masih Terkunci di Kamar Mandi. Kami belum mendapati titik terang. Kami sudah mencoba berbagai cara...



Comeon,  1 jam Broooo....


Aku sudah;
  • Menggunakan Obeng, Kartu, atau apa saja yang kami temukan di Google tidak ada hasilnya.

  • Sampai memberikan benturan keras kepada ganggangnya menggunakan Palu (kau tahu kepala Palu itu sampai terlepas dan rusak).

  • Kami juga sudah mencoba Mendobraknya (*Ayolah ini pintu Ulin. Keras sekali. Dan Apa yang Kamu harapkan dari Wanita dengan berat badan 50kg yang tidak begitu bertenaga). 

  • Pintu dan kosen ini dari Kayu yang paling kuat (Ulin) -- sudah di tendang dan dobrak pan tidak membuahkan hasil.


    Om Azmi datang, dia membawa Azmi yang sedang sakit tadi. Dia menuju ke kamar mandi, mencoba memberikan benturan keras lagi ke ganggang pintunya hingga piringan Doorknob itu menjadi longgar dan menonjol kedalam.


Ya, akhirnya piringan itu (*kau tau piringan yang memiliki Drat untuk mengunci) bisa diputar...  


   Tahap ini Aku bisa menghela nafas. Aku melihat Baut-baut yang menempel dibalik piringan itu. Semua aku putar tanpa obeng, dibantu dengan benturan keras dari luar agar baut itu sedikit longgar.


Dan Yes, ini bekerja. Berhasil. Semua lepas, akhirnya Aku bisa merasakan Angin segar menghembus dari luar, dan Senang sekali rasanya bisa melihat kearah luar dari lubang yang menganga (*tempat ganggang tadi) kecuali slider yang masih menempel kokoh di kosen pintu.


Aku masih didalam, Aku tetap tidak bisa membukanya. Silder itu masih menempel diperumahannya. 


Kami mencoba merusaknya lagi, dari dalam Lubang tadi, menariknya menggunakan Tang besi, hingga terlepas dari Perumahannya. 


Kemudian adik Iparku mencongkel dengan jarinya, menjepit slider itu dan menariknya kearah dalam, dan Alhamdulillah Akhirnya Pintu Kamar mandiku terbuka.


Sungguh pengalaman yang tidak mengenakan. Terkunci didalam kamar Mandi selama 1 jam lebih. Oh My God!



   Lalu Apa pengalaman yang dapat diambil?
  • Jika Terkunci, carilah informasi cara memasangnya. Alih-alih mencari cara membongkarnya itu akan menghabiskan waktu. Atau Anda bisa mempelajari Ganggang pintu dari pintu kamar Mandi/ pintu yang lain.

  • Seperti Doorknob Lock tadi (Ganggang Bundar), Setelah membeli yang Baru dan memasangnya sendiri.  Akhirnya aku tau kalau cara melepas ganggangnya adalah dengan mencongkel/ menekan kedalam (*Anda bisa melihat lubang kecil diarea belakang ganggang) tusuklah dengan benda keras seukuran tusuk gigi maka itu akan terlepas dengan mudah.

  • Setelah lepas, lalu putarlah piringan yang menempel dipintu. Piringan itu memiliki Drat, dan bisa diputar. Berusahalah melepasnya, mungkin akan sulit jika ganggang pintu Anda sudah berumur.

  • Terakhir, jika sudah lepas. Tariklah perumahan slider itu yang bentuknya seperti Dinamo. Jika sudah terlepas Anda hanya tinggal menariknya keluar.

  • Selesai.  Pintu akhirnya terbuka



N.b:  Sebaiknya simpan 1 Obeng (-) dikamar mandi untuk berjaga-jaga πŸ˜’



Terimakasih sudah membaca πŸ˜ŠπŸ™
   Semoga bermanfaat...


 Salam dari Penulis.
By. Aldi 

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)